Potensi Ekonomi Daun Nipah Singkil Menggiurkan


Singkil – Potensi sumber daya alam (SDA) Aceh Singki sangat melimpah, selain lokan yang sudah dikenal ke luar daaerah Aceh Singkil, ada salah satu SDA yang belum diketahui banyak orang, yaitu pucuk daun nipah.
Nipah ialah tumbuhan yang mirip dengan kelapa, pun begitu dengan bentuk daunnya, tetapi ada sedikit perbedaan dengan pucuk daun nipah yang bisa di kupas dengan meninggalkan kulitnya yang sangat tipis.
Pucuk daun nipah biasanya digunakan sebagai bahan baku dalam membuat rokok tradisional, dengan melalui proses pengeringan terlebih dahulu.
Daun nipah juga mempunyai nilai ekonomi, selain di kawasan Aceh Singkil, daun nipah juga terkenal hinga ke provinsi sumatera Utara.
Seorang warga, Ibrahim Bako, kepada Liputan Rakyat menjelaskan,  masyarakat yang mengambil pucuk daun nipah di Singkil ini bisa menjualnya dengan dua cara yaitu daunnya dijual dengan harga Rp. 600/Kg dan juga dengan cara dijual per pucuknya  dengan harga Rp. 1000. Dengan nilai jual tersebut, masyarakat Aceh Singkil mampu meraup rupiah Rp. 150.000- 200.000 perharinya.
Samsudin Z, warga Aceh Singkil mengatakan lokasi hidupnya Pohon Nipah berada di Sungai Singkil lama atau di rawa-rawa singkil lama. Cara mengambilnya cukup sulit dikarenakan sempitnya jalan masuk ke dalam hutan pohon nipah tersebut.
“Kami mengharapkan kepada pemerintah Aceh Singkil berkenan untuk membantu melestarikan pohon nipah supaya masyarakat bisa mengelolanya dengan baik,” harap Samsudin.
Ia juga mengatakan, karna keterbatasan sumber daya manusia dalam pengolahan daun nipah, ia terpaksa harus menjual daun nipah tersebut keluar provinsi Aceh yang setiap minggunya  produksi pucuk daun nipah bisa mencapai 6 ton.
“Kita sebagai kulinya, paling tidak kita hanya bisa mengolahnya sebatas  mengeringkan daunnya untuk digunakan sebagai Rokok Tembakau saja. ” Tutup Samsudin  di tempat penyimpanan pucuk nipahnya di Kampung Siti Ambia, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Lokan di Sungai Singkil

Kerajaan-kerajaan di Aceh Singkil bagian Hulu

Bisikan Sang Perantau di Bulan Ramadhan